Ini Dia yang Bikin Perempuan Klepek-Klepek Pada Pria Lebih Tua

Hasil gambar untuk Peralatan Hiking

Ada beragam alasan yang bisa membuat perempuan jatuh hati. Yang jelas, namanya jatuh cinta itu berjuta rasanya. Seolah ada ribuan alasan yang bisa membuat tergila-gila padanya. Ah masa iya?

Tiap perempuan punya tipenya sendiri-sendiri dalam memilih pasangan. Ada yang suka pria yang lebih tua, ada juga yang suka pria yang lebih muda. Beberapa yang memilih pria lebih tua beralasan bahwa pria yang lebih tua lebih matang dalam berpikir dan siap untuk membangun biduk rumah tangga. Kalau kamu apakah juga termasuk yang menyukai pria lebih tua ?

Baca juga: Strategi Tebalkan Dompet saat Keuangan Sudah Kepepet

Ini dia alasan perempuan lebih mendambakan pria yang lebih tua usianya :

Cerdas

Pria yang punya usia lebih tua punya kecenderungan untuk berpikir cerdas. Karena pengalaman hidup yang lebih banyak, ia memiliki banyak topik yang menarik untuk dibahas. Pria yang lebih tua membuat perempuan nyaman untuk lama-lama mengobrol dengannya karena luasnya wawasan yang dimilikinya.

Keuletan dalam hal keuangan

Pria yang lebih tua sudah tahu kalau uang bukan ajang untuk berfoya-foya saja. Keuangan harus ditata dengan baik, bahkan kalau bisa ia membuat rincian yang rigid agar tak kebablasan dalam pengeluaran. Ia bahkan bisa membuat usaha-usaha di luar dugaan agar bisa menambah pundi-pundi keuangannya. Ia pandai membidik peluang, punya teman supplier peralatan hiking, jangan kaget kalau besok dia ikut jual peralatan hiking. Rasa gengsi akan disingkirkan jauh-jauh asal menguntungkan.

Baca juga: Berdamai dengan Pacar Setelah Bertengkar

Matang dalam bertindak

Saat mengambil keputusan, ia tak mau gegabah dan membahayakan orang-orang di sekitarnya. Pria yang lebih dewasa cenderung untuk ‘alon-alon asal kelakon’. Seperti contoh tadi, keuletannya untuk jual peralatan hiking  juga akan dibarengi dengan rentetan rencana jangka panjang dan jangka pendek yang membuat kagum orang-orang di sekitarnya.

Sabar dalam menghadapi tantangan

Pria yang dewasa umumnya lebih sabar dan telaten saat berhadapan dengan masalah. Tantangan apapun yang mampir dalam hidupnya, ia tak mau grusa-grusu dan kabur. Ia tak akan gegabah dan memilih untuk mengayomi pasangan yang dicintainya. Benar-benar idaman banyak wanita.

Romantis dan penuh kejutan

Pria yang lebih tua usianya, punya pengalaman yang lebih banyak pula dalam menghadapi perempuan. Itulah mengapa ia paham betul apa saja hal yang membuat wanita jatuh hati. Ia jauh lebih profesional soal romantisme dibanding yang kamu bayangkan.

Nah kalau kamu, bagaimana nih apakah memilih pria yang lebih tua menjadi pilihanmu?

Well, memang tak semua pria yang lebih tua pasti memiliki kelebihan seperti itu. Tapi percaya deh,pria yang lebih tua punya pesonanya sendiri. Siapapun pria yang kamu pilih meskipun lebih tua, pastikan kalau hubungan kalian dijalani tanpa adanya kekerasan fisik maupun kekerasan verbal. Hargai dirimu sendiri sebagaimana kamu ingin dia menghargaimu Juga.

Berdamai dengan Pacar Setelah Bertengkar

Hasil gambar untuk Aksesoris Camping

Sebah pertengkaran dalam suatu hubungan sebenarnya adalah hal yang sangat wajar terjadi. Pertengkaran asal tak berupa kekerasan fisik dan kekerasan verbal, bisa jadi perekat untuk hubungan yang sedang dijalani. Tapi ada yang perlu diwaspadai, jangan samapi pertengkaran itu mengganggu keharmonisan hubungan dalam jangka panjang. Supaya hubunganmu dan pacar bisa tetap awet setelah bertengkar, lakukan langkah-langkah ini setelah bertengkar :

  1. Temukan alasan utama di balik pertengkaran kalian

Renungkan kembali,apa yang membuat kalian bertengkar kemarin. Yang sering terjadi tapi jarang disadari adalah, pertengkaran itu hanya luapan emosi semata. Beberapa kejadian justru saat emosi sedang memuncak, masing-masing dari pasangan tersebut tak menyadari alasan utama dari pertengkaran itu. Pikirkan dengn kepala dingin untuk menemukan alasan pertengkaran kalian.

Baca juga: Strategi Tebalkan Dompet saat Keuangan Sudah Kepepet

  1. Komunikasikan apa yang ada di hati dan pikiranmu

Saat sudah menemukan apa yang menjadi permasalahan, komunikasikan pada pasangan apa yang sebenarnya kamu rasakan. Apa yang kamu inginkan dari pasangan saat menghadapi masalah seperti kemarin. Jangan hanya diam dan berharap ia mengetahui apa yang kamu inginkan meski tanpa mengungkapkannya.

  1. Pilihlah untuk tetap menghargai pasangan

Meskipun mungkin yang salah dalam pertengkaran kemarin adalah pasangan, tetaplah rendah hati. Tak perlu terus memojokkannya. Kalau pasangan memberikan kritikan dan masukan padamu tentang hubungan kalian, dengarkan baik-baik. Hargailah pasangan sebagaimana kamu ingin dihargai.

  1. Rayu pasangan dengan kejutan

Sebagai pasangan kekasih, pasti kamu tahu dong apa hobi dan kegemaran pasanganmu. Kalau si dia menyukai petualangan di alam, kerap camping beserta teman-temannya, hadiah berupa aksesoris camping sangatlah tepat. Berburulah harga aksesoris camping yang agak murah tapi berguna. Bagi pasangan, bukan berapa nominal harga aksesoris camping yang dilihat, tapi ia akan melihat usahamu untuk berbaikan dengannya.

  1. Buat batasan yang jelas dalam hubungan

Setelah berbaikan dan kalian berdua berada di osisi yang menyenangkan untuk berbincang, ajak pasangan untuk menentukan batas-batas kapan kalian harus berhenti berdebat di saat terlibat pertengkaran. Berusalaha untuk saling mencoba mencari jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. Jangan pernah mendahulukan ego bila ingin masalah cepat selesai.

Baca juga: Ini Dia yang Bikin Perempuan Klepek-Klepek Pada Pria Lebih Tua

Tak ada hubungan sempurna yang tak pernah diliputi permasalahan ataupun pertenngkaran sama sekali. Asal tak tenggelam dalam kesedihan dan terhanyut dalam ego masing-masing, pertengakaran akan menguatkan hubungan. Ibaratnya pertengkaran itu penyedap dalam hubungan. Tapi tetap ingat,ibarat masakan kalau terlalu banyak penyedapnya malah akan menjadi tak enak. Seimbangkan hubungan yang dijalani dengan tetap mensyukuri kebersamaan yang telah kalian lewati bersama.

Tips mudah untuk yang hampir menyerah saat bertengkar, cobalah ingat perjuangan kalian selama ini daripada sekadar mengingat betapa emosinya masing-masing dari kalian. Have a happy relationship. Be happy, be you J

Cara Mengolah Keuangan untuk Newly Weds

Hasil gambar untuk Aksesoris Hiking

Rasa bahagia dari pengantin baru jelas terpancar auranya. Yang berada di sekitarnya sampai bisa ikut merasakan aura kebahagiaan itu.  Rasa bahagia seiring berjalannya waktu juga harus berdampingan dengan realita. Salah satu yang agak rawan dibicarakan adalah masalah keuangan. Salah ucap saat membicarakannya akan membuat suasana yang tidak enak dalam rumah tangga. Salah mengelola keuangan lebih fatal lagi dampaknya.

Sebagai newly weds, yuk buat kondisi rumah lebih ramah untuk suami maupun istri. Olah keuangan dengan  cara yang tepat agar anggaran-anggaran yang ada di rumah tangga jadi lebih tertata. Jangan sampai ada kasus besar pasak daripada tiang.

Baca juga: Ini Dia yang Bikin Perempuan Klepek-Klepek Pada Pria Lebih Tua

Para newly weds atau pengantin baru, sudahkah membicarakan hal ini pada pasangan?

  1. Membagi pos-pos keuangan dengan teliti

Saat masih single dan sudah menikah, anggaran yang dilokasikan untuk kebutuhan rumah tentu tak sama. Sekarang anggap saja ada gaji dua orang yang disatukan, namun perlu diingat bahwa ada kebutuhan dobel untuk pengeluarannya. Bagi segera gaji yang ada untuk kebutuhan pokok, kebutuhan tak terduga, dana rekreasional hingga tabungan mulai dari awal. Setiap rumah tangga punya anggaran yang berbeda-beda. Buat kesepakatan berapa persen yang sebaiknya masuk sebagai pos kebutuhan pokok, berapa persen untuk pos-pos yang lain.

  1. Berdamai dengan hobi

Tak perlu memangkas habis anggaran untuk hobi dengan alasan sudah menikah. Namun perlu diingat juga, jangan sampai anggaran untuk hobi menyerap keuangan keluarga secara tak terduga.

Sebagai contoh saat suami yang hobi hiking bertemu dengan istri yang menggilai Kpop, sama-sama ingin membeli aksesoris baru untuk hobinya. Suami harus tahu benar berapa harga aksesoris hiking yang sedang ia incar, dan sang istri juga harus rajin mencari penjual aksesoris Kpop yang murah. Jangan sampai harga aksesoris hiking atau harga aksesoris Kpop membuat kecemburuan karena lebih mahal salah satunya. Tidak mengapa bergantian untuk membeli demi kedamaian keuangan dan kedamaian rumah tangga.

  1. Kurangi jajan di luar

Jajan di luar bersama pasangan memang terasa romantis. Tapi justru itu di sanalah banyak uang yang terpakai. Kenapa tak memasak bersama di rumah lalu membuat makan malam romantis berdua saja? Bukan berarti memangkas semua anggaran untuk makan di luar, tapi cukup mengurangi kuantitasnya saja. Bukankah kalau makan di rumah selain lebih hemat juga membuat bonding antara suami dan istri lebih erat lagi?

Baca juga: Strategi Tebalkan Dompet saat Keuangan Sudah Kepepet

Sekali lagi yang perlu diingat, setiap rumah tangga punya anggaran dan cara mengolah yang berbeda-beda. Jangan sampai saat melihat rumah tangga orang lain lalu muncul perasaan iri. Perhatian yang paling utama adalah rumah tangga sendiri. Atur keuangan keluarga dengan bijak, dan yakinlah bahwa nanti akan banyak kemudahan yang didapat di kemudian hari.