Camping Bareng Si Kecil Itu Mustahil?

Image result for tenda

Banyak lho destinasi wisata alam yang sayang kalau tak dikenalkan pada si kecil sejak dini. Anak bisa diajak belajar secara langsung di laboratorium alam. Hal-hal yang selama ini hanya bisa ia lihat di TV dan di buku bisa ia temui secara langsung di alam. Masa hanya gara-gara ketakutan akan keribetan yang akan dihadapi membuat mundur untuk mengajak si kecil.

Baca juga: Sekarang Bayar Tagihan Air PDAM Nggak Ribet Lagi Lho

Yang perlu diingat adalah, persiapan ekstra untuk si kecill sebelum berangkat camping memiliki tujuan utama untuk kesehatan dan keselamatannya selama di alam bebas. Asal persiapannya baik, semuanya gak seribet yang dibayangkan kok :

  1. Siapkan catatan kesehatan si kecil

Sebagai orang tua pasti yang tahu segala seluk beluk kesehatan si kecil tentulah orang tauanya sendiri. Apa sakit yang pernah diderita si kecil? Kalau si kecil memiliki masalah dengan pernapasannya, jauhi lokasi camping yang memiliki suhu terlampau dingin. Bawalah obat-obat darurat pun untuk kondisi yang terburuk.

  1. Sediakan peralatan yang memenuhi standar keselamatan

Memang benar selama ini ada konsep ada harga, ada rupa. Makin mahal harga peralatan camping, makin baik pula kualitasnya? Itu tak sepenuhnya benar. Jadilah pembeli yang cerdas. Jangan melulu tergoda dengan harga peralatan camping yang mahal. Asal perlengkapan camping yang dicari sudah memenuhi standar keselamatan jangan ragu untuk membeli. Kalau mau yang lebih hemat lagi, bisa kok menyewa peralatan camping.

Baca juga: Mau Kencan Pertama Berhasil? Jangan Membicarakan Ini

  1. Buat riset dan kenali lokasi camping

Kenali seperti apa ciri khas daari lokasi camping yang akan dituju. Ada lokasi camping yang memiliki suhu teduh mulai pagi sampai sore tapi ekstrem dinginnya saat malam. Saat membawa anak kecil jangan pilih lokasi yang seperti ini meski pemandangannya sangat bagus. Kalau perlu sebelum membawa si kecil, cobalah dulu untuk camping disana bersama kerabat agar mengetahui bagaiman kondisi riil di sana.

  1. Buat rencana aktivitas yang seru

Ingat, jangan memaksakan untuk melakukan trekking yang berat saat memabawa anak kecil. Buat game-game seru yang memiliki tujuan edukatif untuknya. Ajak dia untuk mengenal secara perlahan. Beberapa anak cenderung rewel karena kaget dengan suasana yang asing. Kalau ia mulai merasa tak nyaman, berlakulah lebih lentur pada ‘rundown’ yang telah disusun.

Kalau khawatir si kecil akan kecapean saat trekking, tak mengapa untuk membawa baby carrier untuknya. Membawa stroller bukan menjadi pilihan yang tepat karena kondisi tanah yang berkontur.

Interaksi antra anak dan orang tua di alam akan menjadi pengalaman yang tak mungkin ia lupakan hingga dewasa.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *